Untitled Document Minggu, 25 Februari 2018
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

22 April 2015 - Berita Parlemen

Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Perhatikan Guru PAUD


fraksidemokrat.org. Jakarta.  "Di NTT, guru-guru PAUD adalah "guru yang terbuang", banyak yang tidak digaji. Tapi mereka tetap mendidik. Kami bangga terhadap guru anak usia dini."

Kalimat ini disampaikan Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Jefirstson R. Riwu Kore dengan intonasi mantap dan penuh kesungguhan dalam audiensi  Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dengan Komisi X DPR RI, Rabu (22/04/2015). Jefri—sapaan akrab Jefirtson—menduga apa yang ia lihat di NTT adalah potret guru PAUD dan pendidikan usia dini di banyak tempat di Tanah Air.

Dalam pertemuan di ruang rapat Komisi X yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB itu, HIMPAUDI meminta dukungan Dewan dan sekaligus menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ‘’Kami mendesak pemerintah untuk meniadakan dikotomi PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) formal dan non formal. Sebab dikotomi ini menyebabkan terjadinya diskriminasi terhadap kesejahteraan dan pembinaan karier pendidik PAUD non formal,’’ demikian disampaikan Ketua Umum HIMPAUDI Prof Dr Ir Netti Herawati, M.Si.

Dalam konteks ini, Netti menegaskan bahwa semua guru PAUD memiliki tugas yang sama. Kompetensi dan kualifikasi yang dipersyaratkan kepada mereka, baik formal maupun non formal, juga sama.

Jefri menyatakan persetujuannya terhadap aspirasi ini dan siap membantu menyampaikan secara langsung kepada pemerintah, melalui menteri terkait. Namun, menurut Jefri, adalah penting bagi HIMPAUDI untuk tetap berjuang secara konsisten memperhatikan pendidikan anak usia dini di daerah terluar dan terpencil.  Perhatian itu, tentu tak hanya dari aspek pemerataan atau keterjangkauan (akses), namun juga dari sisi kualitas.

‘’Jadi, berjuangnya tidak hanya sampai di sini. Kita sama-sama tahu, anak-anak PAUD kan berada di masa golden age, usia emas. Ini adalah masa yang sangat penting untuk menentukan generasi bangsa ke depan. Mereka butuh sentuhan pendidikan yang baik, karena masih banyak orangtua yang juga memiliki keterbatasan dalam soal mendidik anak-anak,’’ kata Jefri.

Bersama HIMPAUDI, lanjut Jefri, ‘’Komisi X DPR, akan berjuang bersama ke Kementerian. Semoga pemerintah mau makin menyadari betapa pentingnya keberadaan guru-guru PAUD berhati mulia ini." (Tim Media FPD)

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2018