Untitled Document Rabu, 26 April 2017
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

16 Maret 2017 - Berita Nasional

Ikhwan Datu Adam Dukung Pemkab Ambil Alih Chevron


fraksidemokrat.org, Penajam--Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin getol memperjuangkan migas Chevron agar pengelolaannya jatuh ke tangan Pemkab PPU. Pasalnya, masa kontrak kerja Chevron di Kalimantan Timur (Kaltim) akan berakhir pada 2018. Dan tidak mengajukan perpanjangan kontrak lagi. Sehingga, pemerintah daerah tidak mau melewatkan kesempatan emas tersebut.

Untuk memuluskan langkah tersebut, Sekkab PPU Tohar menyatakan, pihakanya telah membangun komunikasi dengan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim agar mendapat dukungan politik di pusat. Bupati PPU Yusran Aspar pun mewacanakan akan membentuk konsorsium atau perusahaan yang akan mengelola sumur migas peninggalan Chevron.

“Anggota DPR RI Ikhwan Datu Adam mendukung langkah pemerintah daerah untuk mengambil alih pengelolaan migas Chevron. Beliau (Ikhwan Datu Adam) siap memperjuangkan aspirasi kita di pusat,” kata Tohar usai menerima kunjungan Anggota Komisi VII DPR RI Ikhwan Datu Adam di Kantor Bupati PPU, Selasa (21/2).

Setelah kontrak Chevron berakhir, maka aset tersebut akan dikembalikan ke negara melalui Kementerian ESDM. Pengelolaan eks sumur migas Chevron tersebut diserahkan ke PT Pertamina. Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM bahwa dalam pengelolaan migas, pemerintah daerah hanya mendapat jatah investasi 10 persen sementara 90 persen saham dipegang Pertamina. Namun, hal tersebut dinilai tidak adil. Pemerintah daerah berkeinginan memiliki saham 49 persen dan 51 persen untuk Pertamina.

Pengelolaan migas itu pun akan dikelolah oleh pemkab melalui perusahaan daerah. “Kami menginginkan 49 persen berbanding 51 persen dana partisipasi dan dikelola lewat konsorsium,” ujar Tohar.

Di tempat yang sama, Ikhwan Datu Adam mendukung penuh keinginan pemerintah daerah mengambil alih sumur migas eks Chevron.

“Mengenai konsorsium yang diusulkan bupati, itu saya dukung penuh dan memperjuangkan melalui jalur politik di pusat,” bebernya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini menyatakan, Benuo Taka dinilai layak memperoleh porsi saham yang cukup besar. “Kita buat sejarah lagi, supaya apa yang dinginkan bupati, masyarakat PPU dapat merasakan manfaatnya ke depan. Waktu saya masih jadi Wakil Bupati, kita memperjuangkan agar lima sumur eks Vico diambil alih. Berkat perjuangan yang gigih, waktu itu kita mengalahkan delapan perusahaan asing dan Perusda Kaltim. Meskipun Perusada Benuo Taka waktu itu baru terbentuk,” pungkasnya. (Sumber Prokal.co)





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2017