Untitled Document Senin, 27 Maret 2017
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

17 Maret 2017 - Berita Nasional

Dede Yusuf: Hilangkan Perbudakan Perawat


fraksidemokrat.org, Jakarta - Aksi jalanan ribuan perawat dari seluruh daerah yang menggeruduk Gedung DPR RI, menguak adanya praktik perbudakan terhadap mereka. Dengan status yang masih honorer dan tenaga kerja sukarela,  para perawat yang banyak bekerja di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) baik di RSUD, puskesmas ataupun klinik hanya mendapat upah Rp 100 ribu per bulan. Padahal kerja mereka pun dinilai lebih keras dibanding sebagian perawat senior berstatus PNS. Atas dasar itu, Komisi IX DPR RI  meminta pemerintah memperhatikan nasib mereka.

"Banyak catatan aspirasi yang telah kami terima dari mereka. Dan itu akan kami pertanyakan ke pemerintah, khususnya kementerian kesehatan agar menghentikan praktik perbudakan modern . Dimana perawat yang disebut sukarelawan ini telah bekerja namun tidak menerima upah. Bahkan hanya keikhlasan faskes dalam memberikan upah," kata Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf, sebagaimana dikutip indopos.co.id di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (17/3).

Selain menerima upah jauh dari upah yang ditetapkan pemerintah pusat dan daerah, kata Dede, para perawat honorer dan sukarela ini juga harus pakai uang jasa kepada oknum hanya untuk sekedar bisa bekerja di berbagai faskes.

"Praktek Ini sangat zalim, dan seperti perbudakan modern dan harus dihapuskan," tegasnya.

Politisi Partai Demokrat ini pun menerangkan pada Senin (20/3) nanti, pihaknya akan melakukan rapat kerja dengan kementerian kesehatan. "Dan aspirasi mereka ini nantinya akan kami sampaikan ke menteri untuk kemudian harus dilaksanakan. Karena ini menyangkut nasib hidup ribuan orang," tegasnya.

"Seharusnya, perawat sebagai ujung tombak tenaga medis tentu harus diberikan atensi atas pekerjaan yang penuh resiko. Termasuk bagaimana mereka juga terasuransikan oleh BPJS dan bukan sebaliknya seperti diperbudak," kata Dede.

Diketahui, pada Kamis (16/3) kemarin sebanyak 5.000 ribu massa yang tergabung Forum Komunikasi Perawat Honorer Indonesia (FORKOM PHI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta.

Aksi ini untuk menuntut kejelasan bagi nasib mereka yang ingin segera diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan kelayakan upah. (Sumber Indopos.com/Toha Tim Media FPD)

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2017