Untitled Document Kamis, 14 Desember 2017
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

17 Maret 2017 - Berita Nasional

Erma Ranik: Tangkap Seluruh Pelaku Jaringan Pedofil Daring


fraksidemokrat.org, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Erma Suryani Ranik mengapresiasi kinerja kepolisian membongkar jaringan pedofil via online. Erma berharap terbongkarnya akun Loli Candys Group di Facebook, bisa menjadi awal dalam memberantas jaringan pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

"Saya mengapresiasi kinerja pihak kepolisian ini. Saya berharap Polri dapat membongkar jaringan pelaku kejahatan seksual terhadap anak ini sampai ke akar akarnya," ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (17/3).

Politikus Demokrat itu mencurigai jaringan ini lebih besar dari yg terungkat sekarang. Karenanya, Erma meminta Polri harus membongkar tuntas bukan hanya via akun FB tapi juga akun akun medsos lain yang mencurigakan.

 "Saya meminta Polri mengenakan pasal maksimal pada pelaku dan otak jaringan ini. Maksimal, jangan sampai ada yang lolos," katanya.

Menurutnya, kejahatan seksual terrhadap anak adalah masalah besar di Indonesia.  Harus kita jadikan musuh bersama. Manusia manusia bejat mengincar anak anak utk dijadikan korban nafsu seksual mereka.

 "Terhadap orangtua, saya mengimbau juga untuk senantiasa waspada untuk menjaga anak anak dari kemungkinan menjadi korban. Ingatlah bahwa sebagian besar pelaku kejahatan seksual terhadap anak ini biasanya dari kalangan terdekat," jelasnya.

Ia menambahkan bagi yang mengizinkan anak-anaknya memiliki akun medsos, Erma mengimbau untuk mewaspadai dan pantau juga akun-akun Medsos anak. "Agar tidak terjebak menjadi korban. Melindungi anak adalah tugas kita bersama. Mari kita ciptakan anak yang sehat yang bisa tumbuh dengan ceria dan cerdas demi masa depan Indonesia," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan mengusut 7.000 anggota yang tergabung dalam grup pedofilia di Facebook bernama Official Candys Group. Kemudian, anggota yang paling banyak mengunggah dan menyebarkan video dan foto pornografi akan ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan empat orang tersangka yang menjadi admin dan member dari grup tersebut yakni WW (27 tahun), DS (24 tahun), DF (17 tahun), dan SHDW (16 tahun). Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan, saat ini bertambah satu orang tersangka lagi yang berinisial AAJ (24 tahun). Tersangka tersebut merupakan member dari grup tersebut. Namun, kata dia, pihaknya masih akan mengusut semua member, yaitu sekitar 7.000 member lebih. (sumber: republika.co.id)





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2017