Untitled Document Kamis, 14 Desember 2017
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

12 Agustus 2017 - Berita Nasional

Ayub Khan Sosialisasi Pengawasan Obat Keras Berbahaya


fraksipartaidemokrat.orgJember - Masih maraknya peredaran Obat Keras berbahaya (Okerbaya) di Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, Jember, memicu warga setempat mengeluh kepada Anggota Komisi 9 DPR RI, Ayub Khan, ketika menjadi narasumber dalam acara sosialiasi bidang kesehatan.

"Padahal Polsek sudah kampanye bebas narkoba tetapi kenapa masih banyak obat keras berbahaya beredar di masyarakat," kata Susilo, warga Desa Kasiyan, ketika menyampaikan keluhannya dalam kegiatan Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien di Fasilitas Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Jember dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di aula kantor desa setempat, Jumat (12/8/2017) siang. 

Menurut Susilo, beredarnya obat tersebut sangat meresahkan masyarakat Kasiyan, dan masyarakat Kecamatan Puger pada umumnya. Sebab, peredaran obat yang bisa membuat mabuk itu kerap disalahgunakan oleh remaja dan para pemuda sehingga warga khawatir hal ini menjadi pemicu terjadinya kejahatan.

"Kebanyakan pengguna obat tersebut dari kalangan anak-anak muda. Jadi tolong, ini menjadi perhatian dan segera diambil tindakan tegas," keluhnya. 

Menanggapi keluhan itu, Ayub Khan mengatakan, peredaran narkoba maupun penyalahgunaan obat berbahaya ini memang menjadi persoalan bersama. Bahkan di tingkat nasional, pemerintah telah menyatakan Indonesia darurat narkoba, sehingga semua kementerian dan lembaga sepakat bekerjasama untuk memerangi maraknya peredaran narkoba tersebut.

"Sebenarnya tak hanya narkoba, tetapi negeri ini juga darurat jamu tradisional. Sebab banyak jamu yang beredar mengandung bahan kimia berbahaya,” jelasnya.

Oleh karenanya, Ayub Khan menambahkan, pihaknya selalu menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai dampak narkoba dan jamu yang mengandung bahan kimia ke masyarakat. Targetnya, mampu mengedukasi mengenai hal itu untuk memberdayakan seluruh lapisan masyarakat agar bisa bekerjasama sebagai fungsi pengawasan.

“Manfaatnya pasti untuk masyarakat itu sendiri, sehingga [penyalahgunaan] narkoba itu akan tertangani dengan baik," pungkasnya. ( Sumber : penanusantara.com/ Tim Media FPD)





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2017