Untitled Document Kamis, 19 Oktober 2017
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

29 September 2017 - Berita Nasional

Venna, Dengarkan Aspirasi Penyandang Disabilitas


fraksidemokrat.org, Tulungagung -- Ada yang menarik dalam kunjungan kerja daerah pemilihan (Kundapil) Anggota Komisi X DPR RI, Venna Melinda (22-24 September) lalu di sekitar Tulungagung, juga Kota dan Kabupaten Kediri. Salah satu kegiatan Venna, bertemu dengan sejumlah penyandang disabilitas.

 “Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Kediri kali ini, saya memberikan kesempatan agar penyandang disabilitas yang juga konstituen saya, bisa menyampaikan aspirasi. Suara mereka sangat penting. Jadi akan saya sampaikan dalam rapat-rapat di DPR dengan mitra kerja Komisi X, khususnya dengan Badan Ekonomi Kreatif. Dan saya siap memperjuangkan aspirasi mereka, termasuk fasilitas pendidikan juga bagi anak-anak mereka,” kata Venna.

Selain itu, dalam kunjungan ini, None Jakarta 1992 tersebut melakukan penyerahan secara simbolis bantuan dari Program Indonesia Pintar dari Kemendikbud RI tahun anggaran 2016 untuk 3 SMP Negeri di Kabupaten Tulungagung dengan total jumlah 1.260 siswa. Venna juga melakukan penyerahan secara simbolis bantuan Rehab Gedung dari Kemendikbud RI tahun anggaran 2017 kepada SMK Pawiyatan Daha 1 di Kota Kediri dengan nilai bantuan sebesar Rp 100 – Rp 200 juta dan juga bantuan dari Kemendikbud RI untuk SMK Ahmad Yani Gurah berupa 5 unit Laptop tahun anggaran 2017.

 “Ini semua adalah bentuk tanggungjawab saya sebagai wakil rakyat untuk bisa menyampaikan aspirasi mereka. Dan alhamdulillah hasilnya bisa dirasa oleh semua siswa, guru dan sekolah. Apalagi di tahun Anggaran baru di tahun 2017 ini, sudah mulai banyak yang terealisir dan bisa dibantu oleh Pemerintah melalui kami sebagai pengemban amanah rakyat,” ujar Venna.

Sebelum mengakhiri kunjungannya di Dapil Jawa Timur VI, Venna Melinda, menyempatkan diri mengunjungi Dua Desa di Kabupaten Kediri, yakni Desa Wonorejo dan Desa Klepek, Kecamatan Kunjang, di mana di kedua desa ini ada 2 Komunitas Baca yang begitu mengharapkan bantuan buku dari Perpustakaan Nasional RI, yakni Komunitas Baca “Griya Pustaka” dan Komunitas Taman Pustaka.

Dalam kunjungan ini, Venna juga menggelar melakukan senam bersama konstituen di Kabupaten Tulungagung, sekaligus merayakan HUT Partai Demokrat ke-16.

‘’Saya senang bisa berbagi rasa, bisa dekat dengan semua konstituen saya melalui senam. Sekaligus mengajak semuanya untuk menjalani salah satu cara mendapatkan tubuh yang bugar dan sehat,’’ katanya.

 

Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila

Di Tulungagung, Venna juga mengajak para siswa untuk menjadi kader bangsa dalam mengawal persatuan dan kesatuan bangsa.Para siswa dan siswi yang merupakan generasi penerus bangsa. Hal ini disampaikan dalam sosialisasi nilai-nilai Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang disimpul dalam tema “Penegasan Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Bangsa dan Negara.”

 “Generasi muda khususnya kalangan siswa SMK di Dapil Jawa Timur VI, khususnya di SMPN 1 Bandung ini, menjadi kader yang paling efektif. Mengingat dalam usia produktif tersebut, mereka akan melangkah ke jenjang hidup pergaulan sosial masyarakat. Baik nanti ketika melanjutkan ke perguruan tinggi ataupun bekerja,” kata Venna, usai sosialisasi pada Selasa, 19 September 2017 lalu.

Ia menjelaskan, kalangan siswa dan siswi perlu mendapat pemahaman yang efektif tentang begitu berharga dan diperlukannya penerapan nilai-nilai kebangsaan. Mengingat, keberagaman masyarakat yang ada di Kabupaten Tulungagung khususnya dan Indonesia pada umumnya yang memiliki potensi perpecahan akibat SARA.

“Saya berharap, para siswa dan siswi SMPN 1 Bandung ini bisa mendapat pemahaman yang utuh tentang empat pilar kebangsaan. Baik itu dilakukan melalui kegiatan pendidikan sekolah atau pun lewat kegiatan-kegiatan seminar yang berkaitan langsung dengan empat pilar. Dan saya salut dengan murid-murid di SMPN ini. Semua faham tentang Pancasila, hafal sila-silanya dan yang bikin saya kagum, hafal dengan pembukaan UUD 1945,” sambungnya.

Politisi perempuan asal Provinsi Jawa Timur ini meyakini, jika kalangan pelajar ditempah dan dididik untuk menjadi agen dan pelaku empat pilar kebangsaan, maka kerekatan sosial dalam masyarakat akan semakin baik. Sebab, dalam tata pergaulan keseharian mereka, keberadaan empat pilar akan semakin membumi sekaligus hadir di tengah masyarakat.

“Di tengah situasi saat ini, kita mesti memberikan prioritas penting bagi generasi muda untuk secara sadar dan aktif mempraktikkan nilai-nilai empat pilar. Peran guru dan kalangan pendidik juga diharapkan bisa ikut berpartisipasi. Karena melalui kehidupan pendidikan di sekolah, nilai-nilai empat pilar tersebut bisa semakin ditanamkan,” tegasnya.

Ia berencana akan terus melakukan roadshow ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan empat pilar kebangsaan. Kalangan muda akan menjadi target utama, mengingat mereka yang kelak akan melanjutkan arak-arakan bangsa ini.

“Harapan besar ada di kalangan pelajar dan anak-anak muda.Mereka yang kedepan akan meneruskan perjalanan bangsa ini. Makanya sejak dini mereka harus ditanamankan makna dan nilai-nilai dari Pancasila,” kata Venna.[ummy/ tim media FPD]

 

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2017