Untitled Document Kamis, 19 Oktober 2017
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

10 Oktober 2017 - Berita Nasional

Ihwan Datuk Adam Bantu Motor Bak Sampah untuk Dapil


fraksidemokrat.org, Penajam - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan bantuan 12 unit motor bak sampah untuk warga Penajam Paser Utara (PPU).

Bantuan tersebut merupakan perjuangan dari Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat (PD), Ihwan Datu Adam untuk daerah pemilihan (dapil)-nya. Khususnya Kabupaten Benuo Taka.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati PPU periode 2007-2008 itu menyampaikan pemberian bantuan motor bak sampah ini, merupakan program tahunan dari KLHK. 

 Bekerja sama dengan Komisi VII DPR RI. Karena salah satu bidang tugas dari Komisi VII DPR RI adalah mengurus masalah lingkungan hidup.

“Biasanya yang sudah-sudah hanya diberikan 10 unit motor bak sampah. Alhamdulillah, berkat perjuangan kami, bisa lebih dari 10 unit. Yang datang hari ini, ada 12 unit. Mudah-mudahan sisanya bisa segera datang. Karena saya sudah dapat jatah dari KLHK sebanyak 29 unit,” kata Ihwan Datu Adam usai penyerahan motor bak sampah di kediamannya, Jalan Propinsi Kilometer 8 Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Senin (18/9). 

Bantuan motor bak sampah itu, memang diperuntukkan bagi anggota Komisi VII DPR RI untuk dapilnya masing-masing. Di Kaltim-Kaltara, ada empat anggota Komisi VII DPRD RI, yang mendapat jatah motor banyak sebanyak 29 unit.

“Kebetulan saya domisilinya di Penajam Paser Utara (PPU), jadi saya utamakan PPU dulu. Begitu juga dengan Pak Hadi bawa ke Samarinda, Pak Awang Ferdian bawa ke Kukar, dan Ibu Ari Yusnita yang bawa ke Tarakan, Kaltara.

Tapi daerah lain di Kaltim, tetap akan saya pikirkan,” janji ihwan suami tercinta dari Sandra Puspa Dewi (SPD), 

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Sarana dan Prasarana Pengelolaan Waduk dan Kehutanan KLHK Agus Syaifuddin yang hadir dalam penyerahan tersebut menjabarkan 12 motor bak sampah yang harganya sekira Rp 45  Juta per unitnya ini, diserahkan terlebih dahulu kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU.

Untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat yang telah didata menjadi penerima bantuan ini. “Kami serahkan dulu kepada DLH, nanti diserahkan kepada masyarakat,” kata dia. 

Untuk biaya operasional 12 unit motor bak sampah ini, masih menjadi tanggungjawab KLHK. Nantinya setelah tercantum menjadi aset DLH PPU, maka biaya operasionalnya secara otomatis akan beralih ke DLH PPU. Yang dianggarkan dalam APBD.

“Kalau sudah jadi aset, entah dipinjamkan atau lain sebagainya, ada mekanisme dari daerah ke masyarakat,” ucap Agus. 

Kepala DLH PPU Wahyudi Nuryadi mengatakan walaupun 12 unit motor bak sampah itu berada di tangan masyarakat, namun tetap menjadi aset daerah.

Sementara untuk biaya operasional, pihaknya mengaku baru akan mengajukan anggaran dalam APBD 2018 nanti. “Kalau tahun ini masih tanggungjawab KLHK. Mulai dari pemeliharaan dan segala macamnya. Tahun depan baru kami masukkan dalam APBD,” pungkas dia. (Sumber : Prokal.com/Tim Media FPD ))

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2017