Untitled Document Kamis, 16 Agustus 2018
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

2 Februari 2018 - Berita Nasional

Venna Melinda: Hukum Berat Oknum Guru Pelaku Pelecehan Seksual!


fraksidemokrat.org, Jakarta - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang oknum guru berinisial AKN terhadap belasan siswanya sendiri di SMPN 184 Jakarta Timur, membuat geram siapapun utamanya kalangan orangtua. Betapa tidak, kasus tersebut akan menimbulkan trauma berkepanjangan bagi para korbannya.

Kegeraman serupa juga dirasakan artis yang kini jadi wakil rakyat yang duduk di Komisi X DPR RI, Venna Melinda. Ia meminta agar oknum guru pelaku pelecehan seksual terhadap belasan muridnya itu diganjar hukuman berat.

Jika pelaku, apalagi seorang guru, profesi mulia & berintegritas, terbukti melakukan pelecehan tersebut maka harus ada sanksi hukum yang berat. Sebab, perilaku yang tidak terpuji tersebut akan mengakibatkan trauma berkepanjangan pada korban,” ujar Venna ketika dihubungi, Jumat (26/1/2018).

Menurut Venna, pendidikan karakter sangat diperlukan untuk menata ulang tenaga pendidikan, khususnya tingkat dasar dan menengah.

Pendidikan karakter sangat menentukan keberhasilan proses belajar di sekolah. Artinya, di samping mendapat ilmu pengetahuan siswa juga mendapatkan rasa aman dan menyenangkan dalam belajar,” ujar dia.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, Permendikbud No 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah mesti lebih diefektifkan. Sebab di aturan tersebut ada sistem yang sebenarnya bisa digunakan untuk mengawasi perilaku guru.

Selain itu, Permendikbud juga bisa memotivasi siswa untuk melaporkan tindakan guru yang kurang patut.

Sebagai negara Pancasila maka penanaman nilai-nilai agama, etika, dan norma perlu juga ditanamkan kepada siswa dalam pergaulan di sekolah atau pun lingkungan luar serta komunikasi yang lebih intensif antara orangtua siswa dengan guru untuk memantau perkembangan siswa tersebut,” kata Venna.

Di luar itu, Venna pun mengimbau agar peran orangtua lebih diintensifkan dalam membangun dialog dengan anak. Dialog yang intensif, menurut Venna, bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan menimpa anak.

“Jangan ragu untuk melapor kepada pihak berwenang atau visum ke RS jika anak kita mulai bertingkah aneh dan mendadak enggan berangkat ke sekolah.”

Saya optimis jika langkah-langkah di atas dilaksanakan secara konsisten, Insya Allah, kejadian biadab seperti ini tidak akan terulang di sekolah-sekolah Indonesia,” Venna menambahkan. (Sumber : tengokberita.com/Tim Media FPD)

 

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2018