Untitled Document Senin, 10 Desember 2018
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

16 November 2018 - Berita Nasional

Melani Berharap Wakil Rakyat dari Kalangan Perempuan Semakin Banyak


fraksidemokrat.org, Jakarta, - “Mudah-mudahan wakil rakyat dari kalangan perempuan di tahun 2019 semakin banyak,” kata anggota MPR dari Fraksi Partai Demokrat Melani Leimena Suharli.

Melani menekankan hal yang demikian agar dalam proses pembuatan undang-undang di DPR, kaum perempuan lebih bisa mengkritisi dan mewarnai.

“Agar undang-undang kita berbasis gender dan tak merugikan kaum perempuan,” katanya di hadapan ratusan Guru PPKN se-Jakarta Selatan, dalam Sosialisasi Empat Pilar, Gedung GBHN Lt. 3, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa (13/11).

Diakui oleh anak  pahlawan nasional J. Leimena itu, jumlah anggota DPR dari kalangan perempuan semakin menurun. Untuk mencegah hal yang demikian, dibuatlah aturan yang mengharuskan quota 30 persen bagi kaum perempuan untuk menjadi caleg.

“Aturan ini harus dijalankan oleh partai politik. Nomor urut satu sampai tiga dalam daftar calon anggota DPR, satu di antaranya harus perempuan,” ungkapnya.

Kepada para guru yang datang dari berbagai sekolah, Melani mengatakan tugas wakil rakyat merupakan tugas yang mulia.

“Bila mereka benar-benar melaksanakan fungsinya,” ujarnya.

Disebut tugas wakil rakyat membuat undang-undang, budgeting, dan melakukan pengawasan. Sebagai wakil rakyat mereka bekerja hingga malam bahkan sampai subuh.

“Ini yang tak disorot oleh media,” katanya.

Dirinya tersenyum dan mengatakan, yang disorot malah yang tidur saat rapat atau yang kena OTT.

“Mungkin ini yang menarik buat media,” katanya.

Wakil Ketua MPR Periode 2009-2014 ini menyebut Sosialisasi Empat Pilar dilakukan oleh MPR dalam periode kepemimpinannya. Metode yang dilakukan untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, dilakukan dengan berbagai cara seperti lomba cerdas cermat, diskusi, focus group discussion, training of trainer.

“Di jaman saya bahkan ada lomba menggambar Empat Pilar dengan peserta anak PAUD dan SD,” ungkapnya.

Dalam sosialisasi, dikatakan MPR melakukan kerja sama dengan berbagai pihak.

Empat Pilar bagi Melani perlu diimplementasikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita harus bangga dengan Empat Pilar,” tuturnya.

Ia menyebut kebanggaannya sebab saat Presiden Amerika Serika Barack Obama datang ke Indonesia, ia menyebut Indonesia sangat beruntung karena mempunyai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Orang luar saja memuji Pancasila,” katanya.

Empat Pilar penting diimplementasikan dalam keseharian menurut Melani Leimena Suharli, apalagi menjelang Pemilu 2019.

“Jangan gara-gara beda pilihan membuat kita pecah. Kalau bangsa ini pecah, itu akibat sikap tidak menghormati jasa para pahlawan,” katanya.

Dalam sosialisasi yang dipandu oleh Kabiro Humas Setjen MPR, Siti Fauziah, disebutkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh MPR juga melalui seni dan budaya masyarakat.

Diakui kesenian dan kebudayaan yang ada di masyarakat ada yang punah.

Untuk itu MPR menggunakan seni dan budaya masyarakat selain untuk mensosialisasikan Empat Pilar juga sebagai langkah untuk merawat budaya bangsa.

“Generasi muda jangan hanya senang K-Pop, kesenian daerah pun juga harus dicintai,” ujarnya. (Sumber : Gatra.com/Tim Media FPD )

 





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2018