Untitled Document Senin, 10 Desember 2018
Untitled Document
HOME | BERITA | STRUKTUR ORGANISASI | VISI-MISI | AGENDA | PROFIL ANGGOTA | GALERI FOTO | VIDEO | MAJALAH | LINK
Untitled Document

BERITA

Nasional | Internasional | Parlemen

6 Juni 2015 - Berita Parlemen

‘’Batam Indah, Tak Perlu Jadii Kota Judi’’


fraksidemokrat.org—Batam.Selain kaya keragaman, potensi wisata Indonesia makin mempesona. Salah satunya Kota Batam Kepulauan Riau yang pekan ini dikunjungi para anggota DPR RI dari Komisi X.  Kawasan ini, memiliki Funtasy Island, sebuah  kawasan pariwisata yang disbeut­sebut bakal menjadi taman rekreasi bertema alam terbesar di dunia.  Untuk mengukuhkan eksistensinya, pengelola Funtasy Island menggandeng beberapa perusahaan berpengalaman dari luar negeri, termasuk Disney Island dalam membangun kawasan pariwisata yang terdiri dari tujuh pulau itu.‘’Kami bersama Kementerian Pariwisata mendukung semua program pariwisata daerah, termasuk pembangunan Funtasy Island. Yang penting dikelola dengan baik dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat dan bangsa ini,’’ demikian dikatakan Teuku Rifky Harsya, Ketua Komisi X DPR dalam kunjungan ke Batam, pekan ini.Potensi pariwisata di Kota Batam memang digarap cukup baik memanfaatkan keindahan bahari di Selat Malaka. Perkembangan ini membuat membuat anggota dewan terkagum­kagum. ‘’Batam  memiliki daya tarik dan daya saing luar biasa dan bisa menjadi contoh ribuan lokasi lain di Indonesia yang siap membuka potensi pariwisata manca negara seperti di belakang kami," tukas Riefky. Meski demikian, wisata Batam bukan tanpa tantangan. Sempat muncul rumor bahwa kawasan ini bakal menjadi salah satu pusat perjudian. Riefky meminta agar semua pihak pihak tidak terjebak dengan isyu yang membuat pembangunan mandeg. ‘’Sekarang harus saling mendukung, jangan terjebak isu yang bisa menghambat.’’Menurut Riefky, bisa jadi isu tersebut sengaja dihembuskan pihak pesaing bisnis, termasuk Negara jiran yang tidak menginginkan Batam lebih maju dan lebih dikenal masyarakat dunia sebagai destinasi wisata.  Komisi X sendiri tegas terkait larangan usaha judi, meskipun beberapa pihak merasa wisata judi bisa menjadi daya tarik pariwisata wisman ke Indonesia. Riefky menggarisbawahi, masih banyak potensi wisata lain yang bisa dikembangkan selain menjadikan Batam sebagai tempat judi.‘’Kekayaan alamnya elok, dan sangat bisa dijual,’’ kata Riefky yang dalam kunjungan ini, juga melihat "Destinasi Nongsa" yang terdiri dari beberapa resort dan Studio Kinema, studio pertama di Indonesia yang memproduksi beberapa film berstandar internasional. (***)





LINK WEBSITE

Website Kepresidenan & Wakil Presiden
Website Kementrian
Website Lembaga Tinggi Negara
Website Media
Website Organisasi Internasional

www.demokrat.or.id

DPP PARTAI DEMOKRAT

MEDIA SOSIAL FPD

Twitter: @FPD_DPR

Facebook: Fraksi Partai Demokrat
 

Copyright © Fraksi Partai Demokrat - 2018